Sabtu, 23 Mei 2020

Surat Untuk Mbak Marsinah

Mbak Marsinah.. 
11 tahun sudah saya hidup dengan virus HIV dan harus mengkonsumsi obat ARV setiap harinya seumur hidup.

Mbak Marsinah.. Secara sistematis dan struktural, negara tidak pernah memberikan saya dan banyak perempuan.. edukasi tentang hak kesehatan seksual dan reproduksi. Tidak ada proteksi secara pemahaman bahkan kemampuan utk bernegosiasi dgn pasangan... sehingga kerentanan terinfeksi HIV meningkat pada kelompok perempuan.

Mbak Marsinah... hingga 11 tahun ku hidup dengan HIV... atau 27 th kematianmu.. kesehatan seksual dan reproduksi masih menjadi hal yang tabu. Tidak ada informasi dan edukasi dari mulai di lingkungan sekolah, sosial maupun keluarga sebagai bentuk pencegahan. Sehingga mengakibatkan.. makin banyaknya perempuan dan anak anaknya yg terinfeksi HIV karena tdk memiliki posisi tawar pada pasangan. Tidak ada juga perlindungan hukum yang nyata bagi perempuan dan kelompok kelompok yg terdampak HIV AIDS

Jumat, 22 Mei 2020

Jaga Diri, Jangan Lelah

Begitu banyak konspirasi tentang isu c19 ini. To be honest saya sempat mengikuti perkembangannya di awal dan mengerikan jika memikirkan jika ini memang dibuat oleh manusia dan sengaja dilepaskan untuk tujuan tujuan tertentu. TAPI, sebetulnya jauh sebelum ini terjadi hampir semua isu virus dan penyakit di muka bumi ini akan selalu ada pihak pihak yang mencari cari akar serta asal muasalnya. Entah itu akan end up dengan sebuah teori ataupun fakta bahwa penyakit tersebut memang ada, I decide to believe that virus is here now with us on earth.

Sebagai contoh, pada saat saya terinfeksi HIV saya memiliki pergolakan batin yang luar biasa. Selain karena begitu minimnya pemahaman akan informasi yang saya miliki... saya juga sempat mendapatkan informasi dari kanal kanal yang salah. Jika dalam isu HIV, teori yang berkembang sungguh menyeramkan dan sangat merugikan orang orang yang memang nyatanya terdampak HIV seperti kelompok perempuan dan anak anak mereka.

Pergulatan batin itu tentunya juga dibarengi dengan ketakutan besar karena faktanya hasil pemeriksaan HIV di darah saya menunjukan hasil reaktif pada dua kali pemeriksaan di dua rumah sakit berbeda. Fakta lainnya adalah suami saya (alm) saat itu dalam kondisi yang sangat buruk yang di kemudian hari saya ketahui bahwa dia sudah masuk fase AIDS.

Kamis, 21 Mei 2020

Hampers Rempah Sesajen Untuk Kebebasan Ceu Kun | Bonus Podcast*

Disclaimer. Tulisan ini dibuat pada kelas CS Writers Club yang dilaksanakan setiap hari kami. More Info about the club check their IG @CSWritersClub | Tulisan ini adalah Fiksi dan karangan semata.

****

Aku begitu prihatin atas situasi yang harus selalu dilaluinya selama sebulan.. setiap tahun

Dia tidak bisa merasakan nikmatnya bertengger di dahan pohon mangga belakang rumah pak haji

Dia juga tidak bisa menggoda anak anak remaja mesjid sepulang solat isya berjamaah

Dia bahkan tidak bisa menggunakan lagi mata uang dedaunan untuk membeli sepanci soto mie bogor milik Bang Udin. Hanya untuk membuktikan betapa kaya dirinya dan betapa luas ususnya

Aku tau ini bulan yang sulit untuknya... dan sebagai pengagumnya film filmnya (meski aku tahu sang sutradara selalu menggunakan peran pengganti).. aku sungguh prihatin.

Lalu dua hari lagi masa kurungannya akan berakhir.

Rabu, 20 Mei 2020

Teman itu Bukan Jabatan

Saya tipikal yang sulit sekali berteman. Gak mudah buat saya percaya sama orang lain. Sejujurnya saya sangat takut untuk melakukan itu karena, once I trust someone and saya memutuskan untuk berteman dengannya I will be a good one! Ah perez lo yu! hahaha serius ini mah. Bisa dilihat pada chart jodiyak saya, saya nih orang yang setia. Sayangnya kesetiaan kita selalu berbatas dan memiliki ujungnya.. bukan seperti slogan Buzz lightyear ya "Tak terbatasss... dan melampauinya..!". Nah di artikel hari ini saya mau membahas perihal "Teman itu Bukan Jabatan". Bukan Jabatan yang diberikan seseorang ataupun yang kita dapat.

Menurutku, Friend is beyond the name itself. Teman itu bahkan kalau memang teman, ga perlu diucapkan... dilabeli.. dideklarasikan.. or whatever put mark on your forehead ya.. "TEMENNYA AYU". Nooo.. ga kayak gitu. Gimana ya.. temen ya dijalani aja. Berteman aja. Ga pake embel embel apapun, ga ada transaksi dan akad pada saat lo mau berteman dengan seseorang dan merasa perlu seseorang menjadi teman lo. I know you have to know each other, itu betul sekali. Ya kenalan dulu lah.. baru kemudian bertemen begitu kan yahh aturannya. But you can declare it. Buat gw pribadi sih jadi sangat basi ya. 

Selasa, 19 Mei 2020

A Morning Reflection

Saat seseorang merasa baru saja melakukan aktifitas yg resiko HIV...
Saat seseorang bahkan merasa memiliki gejala HIV...
Saat seseorang baru tahu kondisi HIV...
itu pukulan telak bagi mereka… semua pasti parno.. dan takut..

Sayangnya…
Gak semua orang bisa langsung kuat kayak saya atau kamu..
Gak Semua orang langsung pintar kayak kamu, kamu dan kamu..
Semua butuh proses…

Karena… saya juga pernah ada di posisi orang yang ga tahu apa apa, paranoid dan ketakutan.
Mungkin kamu juga pernah ngerasain.. tapi sudah lama dan lupa karena sekarang hidupmu sudah oke oke saja dan bahagia…