Minggu, 31 Agustus 2014

Dari Tangerang Selatan ke Jl Veteran Bandung

source : marshaskinner.com
Saat ini Jam 1:46 dini hari di bandung, terbangun karena tiba tiba mau pipis. dingin, 23 derajat celcius. and I suddenly remember, sekarang sudah tinggal di Bandung dengan air yang akan selalu dingin waktu mandi. its almost 3 month, hampir 3 bulan saya dan malika tinggal disini. tapi belum pernah sama sekali cerita di blog. karena gak bisa tidur, sambil menunggu rasa kantuk nya datang, i will tel you some stories. siapkan susu cokelat hangat ya, karena mungkin ceritanya akan membosankan dan bikin kamu ngantuk atau pengen disko. lah, gak nyambung. hihihi.. so here we go, cerita dari Pamulang, Tangerang ke Jl. Veteran, bandung.

Sabtu, 30 Agustus 2014

Mengukir Sejarah di Konferensi Internasional AIDS Melbourne


Pesan Elektrik Mengejutkan

Pada tanggal 18 Oktober 2013, Saya menerima pesan elektronik dari Susan Paxton. Susan merupakan aktifis HIV AIDS Perempuan dari Australia, merupakan salah satu sosok perempuan yang saya idolakan karena kegigihan dan semangatnya yang tinggi dalam berjuang untuk isu perempuan dengan HIV, walaupun usianya yang sudah tidak muda lagi. Kembali ke pesan elektronik yang saya terima. Dalam pesan tersebut, secara tidak resmi Susan mengatakan bahwa saya akan mewakiliki komunitas HIV AIDS untuk bicara dalam pembukaan konferensi Internasional AIDS di Melbourne, Juli 2014 mendatang. Rasanya sungguh tak percaya sampai saya menerima surat resmi dari panitia lokal konferensi mengenai hal tersebut beberapa bulan kemudian, tepatnya tanggal 13 Januari 2014.

Sumber : Pribadi
Penyusunan Konsep Pidato

Perasaan campur aduk sontak saya rasakan detik itu juga. Antara bangga yang luar biasa, sampai tidak bisa berkata kata, sekaligus haru, membayangkan saya berada di hadapan ribuan orang dari berbagai belahan dunia, dan menyampaikan pesan yang akan diingat atau bahkan mungkin akan menjadi panggilan bagi mereka untuk melakukan sesuatu. Hingga email tersebut saya terima, saya langsung memulai proses penyusunan konsep pidato yang akan saya bacakan tersebut. Meminta masukan dari banyak pihak, mulai dari komunitas di Indonesia, Jaringan Populasi Kunci, Ikatan perempuan Positif Indonesia, juga rekan rekan muda di Asia Pasifik, YouthLEAD. Masukan juga kemudian saya dapatkan dari banyak pihak yang secara individu memberikan saya semangat dan motivasi, bahwa ini dapat menjadi momentum besar dalam kehidupan saya, dan juga akan memberikan dampak besar bagi banyak orang yang hidup dengan HIV.

When she makes you upset

Kadang kadang jadi saya gak bisa sempurna, pasti ada aja hal hal yang bikin hari hari jadi terasa frustating. padahal sering bgt kan gue, saya, aku ini nulis bahwa senyum itu penting, sabar itu penting, be a good people, make people happy, dont hurt anyone's  heart. but in reality, da aku mah apa (kalo kata anak bandung).. tulisan hari ini mau cerita tentang ke-kesalanku sama malika yang bertubi tubi selama beberapa hari ke belakang.


sebenarnya, setelah marah dan kekesalannya terluapkan, gue jadi sadar bahwa gue salah nih. gue baru saja melakukan kesalahan dengan marah atau benci sama anak ini. wong dia aja gak ngerti kenapa begini kenapa begitu. she's just 7 years old girl ayu!

ada beberapa hal yang memang seringkali bikin semuanya kerasa, arrgghhh.. ini apaan lagi sih. sepele tapi to be honest ya, gue bukan tipikal ibu yang sabar sih sebenernya. kayak malika milih makan pakai apa, padahal lu udah capek capek masak. trus malika pasang tampang cemberut, sambil ngasih gesture tubuh yang ga asik, dan itu lo simpulkan sebagai attituted yang gak bagus padahal dia emang lagi ngantuk. trus terakhir itu gw marah sama dia, karena pas pulang sekolah dia nangis, karena gue telat jemput sekitar 10 menit-an. lah yang salah gue, trus dia yang nangis kenapa jadi lu yang marah sih yu, jadi kesel kan sama diri sendiri.

[Review Buku] Letters To Aubrey

hari ini, kedua kali sudah saya membaca buku ini. buku berjudul Letters To Aubrey atau yang dalam bahasa Indonesia memiliki arti surat untuk Aubrey. buku ini saya dapatkan dari kuiz di twitter, disamping itu, baru baru ini saya mengenal penulisnya, Sang tokoh utama bersama putrinya didalam buku tersebut. maka untuk catatan saya hari in, ijinkan saya menuliskan perasaan saya setelah membaca buku yang sangat bagus ini.

sebelumnya, ijinkan saya memperkenalkan siapa Grace Melia atau yg saya kenal dengan panggilan Gesi, dan anaknya Aubrey yang dipanggil Ubii. Gesi adalah seorang ibu muda yang sangat cantik dan energik, kesan pertama saat bertemu dengannya (walau gak banyak ngobrol) adalah ibu yg riang dan ceria. gesi memiliki seorang putri bernama ubii, saat dilahirkan, ada banyak sekali kejanggalan yang terjadi pada tubuh ubii. dan salah satu diagnosa utama yang ditemukan oleh dokter adalah Congenital Rubella Syndrome, atau kelainan bawaan akibat virus rubella yang menginfeksi kehamilan seseorang perempuan. bayi cantik yang bernama ubi mengidap penyakit tersebut.

Rabu, 27 Agustus 2014

When you Miss your Parents


its been 2 month, lebih malah.. gak tinggal serumah sama mama dan papa. gak jauh sih, cuma 3 jam perjalanan kalau gak macet. cuma malam ini rasanya pengen peluk mereka berdua, atau kirim doa, atau apalah. tau kalau banyak persoalan yang lagi dihadapin sama orangtua dirumah dan kita gak bisa ngelakuin apa apa disini..

oh God, i miss them both..
jagalah kedua orangtuaku, 
berikanlah mereka kemudahan menghadapi segala persoalan.
i love you mama papa

Would you give me your smile, Just smile..

Dalam fisiologi, senyum adalah ekspresi wajah yang terjadi akibat bergeraknya atau timbulnya suatu gerakan di bibir atau kedua ujungnya, atau pula di sekitar mata. Kebanyakan orang senyum untuk menampilkan kebahagian dan rasa senang. **Wikipedia

by the way, 
Pernah dengar lagu yang disenandungkan Bobby McFerrin dengan kesenangan ini ga?
yang liriknya kurang lebih seperti ini..

Here's a little song I wrote..
You might want to sing it note for note
Don't worry be happy
In every life we have some trouble
When you worry you make it double
Don't worry, be happy..
'Cause when you worry
Your face will frown
And that will bring everybody down

Yup.. Saat kamu cemberut, itu akan membuat semua orang jadi lesu, ga semangat, down. Well, than I know its not easy to always smile like thisssss (**Nyengir Lebar**), disaat semua persoalan dalam hidup sedang lo hadapin, atau sedang gak punya uang banget, atau sedang sakit. its not easy mean, i realize that. tapi itu bener bener harus dipelajarin lho.. gue sendiri gak yakin bisa ngelakuin dengan benar meskipun ada tekniknya sih.. but i feel it tonight.

Senin, 25 Agustus 2014

[Review Buku] Toto Chan - Gadis Cilik Di Jendela (Tetsuko Kuroyanagi)

Buat yang gemar membaca, kolektor buku, book aholic; buku ini WAJIB hukumnya untuk dimiliki. kenapa? Karena buku ini memiliki makna yang sangat dalam mengenai bagaimana menghargai kehidupan. Saya lupa bagaimana buku ini bisa ada di rumah. Tadi pagi saya baru selesai membacanya. Tetsuko yang kecilnya dipanggil Toto-Chan hidup pada masa Perang dunia  ke 2 di Kyoto, Jepang menggambarkan bagaimana kehidupannya pada saat itu.

Membaca buku ini, mengingatkan saya pada putri kecil saya yang selalu mengkritik persoalan pendidikan di sekolahnya. Ingin kemudian kami juga merasakan sekolah tempat Toto-Chan menimba ilmu. Ilmu semacam apa yang diajari disana? Anda pasti akan terkejut dan tersenyum membayangkan jika anak anda mendapatkan pendidikan yang sama dengan gadis kecil ini.

Buku ini dimulai ketika ibu dari Totto-chan mengetahui kabar bahwa putrinya dikeluarkan dari sekolah negeri. Ibu Totto-chan menyadari bahwa Totto-chan membutuhkan sekolah yang tidak membatasi kebebasan berekspresi. Dia kemudian mengajak Totto-chan untuk bertemu kepala sekolah di sekolah yang baru, Pak Kobayashi. Mulai saat itu, pertemanan terbentuk antara kepala sekolah dan muridnya. Buku ini juga kemudian menggambarkan peristiwa-peristiwa yang dialami Totto-chan, teman-temannya, pelajaran-pelajaran yang diterimanya, dan atmosfer hangat yang ia hirup. Buku ini ditutup dengan peristiwa dimana Tomoe Gakuen terkena bom dari pesawat pembom dan sekolah ini tidak pernah dibangun kembali. Peristiwa ini mengakhiri tahun-tahun Totto-chan sebagai murid di Tomoe Gakuen.





Kamis, 21 Agustus 2014

Hobi Baru Mommy adalah Memasak

Selamat Pagi dari Bandung, Suhu pagi ini cukup sejuk dan sangat menyenangkan untuk bisa menghirupnya dalam dalam dari atap rumah kami di Bandung! But.. before I do that this morning, mommy sudah ada di dapur sejak pukul 5.18 subuh tadi, untuk membuat Fried Bananas atau biasa dikenal dengan nama indonesia Pisang goreng. hahaha, rajin ya bokk!

Jadi ceritanya, kemarin saat pulang sekolah, Malika bilang dia dapat tugas dari ibu gurunya. semua murid di kelas II C harus membawa bekal makanan ke sekolah dan belajar berbagi dengan teman2 di kelasnya. well, i was thinking, kalau dibawain lauk dan nasi, akan sulit membaginya dengan teman teman. maka dari itu, pisang goreng menjadi pilihan yang sehat dan mudah. menggorengnya dengan corn oil, dan semua bahan tentunya dibuat dengan bersih dan menyehatkan. semoga teman teman di sekolah malika, dan tentunya malika sendiri suka sama pisang goreng buatan rumah itu.

but anyway!
Hobby baru mommy adalah memasak Lho! kenapa?
Awalnya karena setelah memutuskan untuk menjadi full time mother, saya merasa gak memiliki kemampuan untuk memasak, dan akhirnya jajan setiap hari. hari ini beli sate, besok nasi goreng, besok ayam bakar. dan setelah seminggu, i feel like. OMG I'm getting Bankrupt soon!! abis deh duit lama lama.. akhirnya dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, saya memutuskan untuk, okay.. yu.. belajar masak yuk!

Selasa, 19 Agustus 2014

Meja Untuk Rifa

Ilustrasi Meja Belajar yang kami berikan untuk Rifa
Sudah 2 bulan saya dan putri saya Malika pindah ke Bandung mengikuti suami yang berdomisili disana. Saya ingat betul saat di awal kami memutuskan untuk pidah ke bandung, rasanya tidak mudah. karena kami akan meninggalkan banyak hal yang sudah terbiasa kami jalani, dan akan menghadapi hal hal yang baru di depan. Namun, saya yang terbiasa menyukai hal hal yang baru, terus terang sangat bersemangat dalam proses awal kepindahan kami. dengan semangat saya mencari kardus kardus berukuran besar dan mulai mengemas barang barang milik saya dan Malika.

Barang barang dipisahkan menjadi beberapa bagian. ada buku buku kesayangan kami yang jumlahnya hampir memenuhi 2 kardus besar. kami juga memisahkan barang lain seperti pakaian dan aksesoris dan barang barang penting lainnya. barang yang kami bawa tentu saja tidak sedikit. kami juga membawa sepeda, lemari baju dan banyak sekali mainan milik Malika.


Saat saya mengemas mainan dan boneka milik malika, mata saya tertuju pada sebuah meja belajar berwarna pink milik Malika. Saya teringat meja tersebut saya beli dengan jerih payah hasil keringat saya bekerja siang dan malam. Saya ingat sebagai hadiah ulangtahunnya yang ke 6, saya membelikannya sebuah sepeda lipat dan sebuah meja belajar. Meja belajar itu harganya lumayan bagi saya sayang saat itu merupakan orangtua tunggal, empat ratus lima puluh ribu rupiah. saya juga ingat wajah malika saat meja tersebut sampai dan di setting dirumah ibu saya.

Senin, 18 Agustus 2014

Malika Si Tepat Waktu

Malika  : Nanti Jemput aku Jam 10 kurang ya,
               Jarum panjangnya di sembilan berarti kurang berapa?
Saya      : Kurang 15 menit nak.
Malika  : Ok. Jangan sampai terlambat ya jemputnya.

Source : www.exkalibur.com
Memiliki anak yang selalu memperhatikan waktu ada keuntungan dan kerugiannya. tapi jujur saya merasakan keuntungan yang lebih besar karena, anak kemudian memiliki tanggung jawab yang tinggi akan dirinya sendiri dan tidak perlu terus menerus didorong untuk melakukan apapun yang menjadi tanggung jawabnya. kita sebagai orangtua hanya memiliki fungsi kontrol yang baik sebagai orangtua. memperhatikan apakah jadwal yang sudah disusunnya sedemikian rupa, sesuai dengan kondisi dan situasi seperti sekolah dan jam biologis kehidupannya.

beberapa keuntungan yang saya rasakan seperti saat saya akhirnya memutuskan untuk memberikan telfon genggam pada malika, dengan alasan utama sebagai alat komunikasi saat saya berada di luar kota, dan untuk alarm kehidupan. Sejak saat itu dia mengatur semua jadwal kehidupannya menggunakan alarm di telfon genggamnya. seperti untuk mengingatkannya waktu shalat 5 waktu, waktu bangun pagi dan mandi pagi, waktu makan siang, tidur siang, waktunya tidur malam dan waktu lainnya. 

Nah, apesnya adalah, kebanyakan anak yang sangat disiplin seperti akan menjadi anak yang super bawel. bukan cuma anak saya saja, saya pernah mendapat cerita serupa dan melihat langsung beberapa anak sebaya malika yang menjadi lebih over protect terhadap jadwalnya sendiri dan terkadang jika si ibu sedikit lalai, dia akan menjadi marah dan kecewa. dia bisa marah marah dan menceramahi saya tentang pentingnya tepat waktu. seperti kalau telat mandi walaupun 5 menit, dia bilang itu bisa memangkas waktunya menyisir rambut dan merapihkan kamar. oh my god.. hebatnya anak ini di usia 7 tahun sudah punya pikiran seperti ini.

Sabtu, 16 Agustus 2014

#SelfTalk I am Nothing But Trouble For My Self

Living with HIV will never easy for everyone. including my self. when I write this page, I also thinking, what people response after they read this. oh, now they finally know, that Ayu is woman who are living with HIV. are they gonna mad, are they gonna make a distance them self from me, well, I will never know. But until now, I will always tell the truth. I will try to tell the real situation, if its needed. 

Why people still discriminate people living with HIV. i don't know the answer. you can ask your self while you read my blog. Are you hate us? Are we disguisting? Are we a sinner? well, none of that statement is the real answer. the answer is only two. first is you don't have those important information about HIV and AIDS, how it can affects you, how you can protect your self, how you can still alive even there is HIV virus in your blood. and the other answer is, ignorance. most people know the information. now people can easily access so many information from so many source. its very easy to reach the internet rather than a clear water. most people will spend a lot of money just to buy a smart phone or gadget for their life basic needs. but what happen is, when they read the information, they ignore, its none of my business, they said. I'm not living with HIV, you are living with. so why am i supposed to know those information. or why i should respect on you. that s now human. sad, but true.

I said before that I am nothing but trouble for my self. i have done so many mistake in my life. but I realize it was a mistake, and I should fix that. because i have family, I have daughter, i have my life, i have future, i have society, i have this beautiful life that God has given to me. so why I should worry if I am living with HIV? why I should worry about what people said to me? Why I should worry if no ones want to talk with me because I am living with HIV. I said whatever, I still have my life. I have beautiful daughter and family that support me that much when no one give me space in this world. so i decide to change my mind, I am everything to love. I am the person who trying as best as I can, to do good, to be good.  

Terbangun Dari Tidur Panjang Menulis


Source : www.dailymail.co.uk

Banyak orang yang bertanya tanya pada saya, hey ayu kenapa kau berhenti menulis di blog. Saya kemudian hanya tersenyum dan menjawab, banyak kerjaan.. atau kemarin sibuk pindahan. Yup, thats the real answer. Sejak beberapa tulisan terakhir saya di Blog, saya berhenti menulis. Saya hanya menyimpan setiap kata dan kalimat yang selalu ingin saya tuangkan, saya hanya mampu mengumpulkan mereka dalam benak dan kepala saya. Saya terlalu sibuk mengurus semuanya sampai saya yang sering bicara sendiri dalam kepala saya, berkata.. hayuk lah nulis lagi. Tuangkan lagi ide ide dan pikiran mu, ceritakan lagi kepada dunia cerita cerita tentang mereka yang memiliki kekuatan untuk tetap bersemangat menjalani kehidupan dengan segala keterbatasan, bagikan lagi informasi informasi berguna bagi mereka yang selalu menutup mata batin dan telinganya.

Hari ini, 16 Agustus 2014, pukul 2.31 dini hari, saya baru tiba di Bandung pukul 1 tadi dikarenakan kendaraan yang akan membawa saya pulang ke Bandung terlambat tiba di tempat. Saya belum dapat memejamkan mata dikarenakan pikiran saya yang melayang layang memikirkan banyak hal. Memikirkan Siska1, memikirkan Pekerjaan2, Memikirkan Malika3, dan kehidupan baru kami di Bandung4. Sejujurnya saya memikirkan lebih dari apa yang saya tuliskan. Dan itu membuat saya gerah dan gelisah untuk tidak membuka laptop dan mulai menuangkan perasaan saya malam ini. Saya enggan kembali berkomitmen pada diri sendiri bahwa saya akan menulis setiap hari. Saya hanya akan belajar untuk membuktikan dan melakukannya. Itu sudah cukup.

Selamat Pagi, Selamat menghirup udara kemerdekaan Bangsa Indonesia !