Sabtu, 29 Desember 2012

ku tunggu

sampaikan padaku
sebelum tahun ini habis dan pergi
bahwa kau akan melangkahkan kakimu
selangkah demi selangkah
dengan dada yang tegap dan kekuatan hati

langkahmu akan tiba di depan pintuku
dan tanganmu akan terulur
mengajakku
hatiku
dan malika
menyambut awal tahun bersama..

berjanjilah,
karena aku akan menunggu


Jumat, 28 Desember 2012

Diseminasi Film "HARUS"

Good Morninggg!!!
sudah lama ga menulis di halaman blog saya karena kesibukan. sungguh rindu bukan kepayang. jadi saya awali lah tulisan saya pagi ini dengan curhatan kegiatan kemarin malam. Jadi tuh, kemaren 27 Desember 2012, bertempat di Kedai tempo, Jl. Utan Kayu 68 H Jakarta Timur.. Sukses Launching film . Banyak loh yang dateng, sangat terharu karena ini film pendek yang sarat akan makna..


Kenapa sih buat film ini??? well, sedikit cerita, Pada 2011 @IPPI_Indonesia menyelesaikan riset kekerasan terhadap perempuan keapada anggota IPPI di 8 Provinsi. So sad ternyata kekerasan msh banyak terjadi pada sahabat sahabat kita. Ide Film adalah sebagai Pendokumentasian kasus2 kekerasan tersebut dan menjadi bahan advokasi untuk Perempuan dengan HIV+ melawan kekerasan dan mendobrak konstruksi sosial yang menyesatkan.

Kekerasan yang dialami oleh teman teman perempuan HIV+ bukan cuma kekerasan Fisik dan bukan hanya dari pasangan aja. perlu diingat! Kekerasan Ekonomi dan Psikis yang juga hadir dalam masyarakat dan keluarga juga ada dan lebih menyiksa. Diskriminasi karena hidup dengan HIV, merawat anak seorang diri, menghidupi keluarga dan tak jarang mendapat kekerasan fisik.

Nah, harapannya. Dari film yang sebenarnya ga ada ujungnya alias gantung itu.. Masyarakat bisa melihat bahwa ini loh kejadian yang sebenarnya terjadi di indonesia. Bahwa Perempuan pada umumnya, bukan cuma perempuan dengan HIV saja. Berputar di lingkaran kekerasan yang tak kunjung selesai.. Ga ada yg berani bicara karena dibatasi konstruksi sosial.

Lalu datanglah mengajak saya, apakah saya bersedia menjadi tokoh utama, menjadi Eli, Perempuan yang dalam film ini mendapat kekerasan bertubi tubi. secara fisik dari suami, secara sosial oleh masyarakat, juga dari keluarga terdekat.  Saya ga langsung bilang iya. Saya mikir dulu. Karena sebenarnya saya takut. Saya khawatir ini akan menjadi bumerang untuk saya Kembali ke lingkaran itu lagi. Tapi saya juga berfikir. Siapa yang akan bicara, dan memulai menyuarakan kekerasan yang terjadi. Bolanya saya pegang & gawangnya di depan mata.. Akhirnya. Saya mengambil peran menjadi Eli dalam film tentang kekerasn terhadap perempuan dgn HIV+

Selama proses Reading, briefing dan syuting film , aga parno karena akan ada adegan saya akan dipukul ditendang dan dibentak bentak. Film berdurasi 25 menit dengan tangisan di hampir setiap scene! What.. Sempet stres juga waktu itu..membayangkan, bagaimana bisa saya menangis! lalu saya baru sadar kenapa artis bisa dapet piala Citra. Karena dia kesurupan menjadi tokoh yang diperankan. And its not easy..

Di film ini saya harus menjiwai segala kesedihan dan kesakitan yg dirasakan teman ippi di daerah, supaya bisa lebih menjiwai peran. dan berhasil saya larut dan hancur dalam kesedihan serta keterpurukan yang dialami oleh mereka.

Ada satu scene, dimana setelah saya ditendang dan dibentak, saya ga berhenti nangis selama stengah jam padahal sutradara sudah bilang "cut". ga pake air mata buatan. Tapi saat itu saya bener-bener takut. Beneran Kaki sudah luka dan nafas berderu kencang, tangisan pun ga bs dibendung lagi..

Semalam dalam launching film , tokoh Yaya suami sy bilang.. "Buat Laki laki yang suka mukul,kok bs gampang yah? buat saya jujur sangat sulit.."  Yup, pemeran tokoh suami pun perlu trauma healing sampe hari ini. Karena doi ga biasa mukul atau bentak. Dalam film harus melakukan itu.. kang Bani kamu hebat! semoga banyak pelaku kekerasan akan menyaksikan film ini dan tersadar, betapa memprihatinkan tindakan kekerasan itu.

Ada satu kejadian tidak enak juga saat proses syuting. saya kesetrum kabel listrik 1000 watt, ini diluar scenario. Karena ada bagian kabel yang ternyata terbuka.. Sampe harus break syuting.  lalu, Selama 3 hari syuting juga disediakan ibu tukang Pijat yang standby menunggu kita hingga jam 11 malam, selepas syuting langsung antri untuk pijat. Udara kota Bandung yang menjadi tempat pengambilan gambar yang dingin saat malam membuat kita agak sulit tidur saat malam hari.

Wah seru pisaan! Asli!
Saya sampai hari bangga dan bersyukur karena dipercaya menjadi tokoh Eli di Film

Yang semalam ikutan nonton filmnya, pasti banyak yang bertanya2.. Kenapa bikin film-nya gantung..  Kenapa Eli ga dapat jalan keluar dari kasus kekerasan yang terjadi pada dirinya di film

Lalu apa yang harus dilakukan perempuan jika berada dalam lingkaran konstruksi sosial yang menyebabkan dia ga bisa ngomong apa2, bahkan bela diri..  Ini jelas tanggung jawab bersama. Ada Peran dan laki2 dan perempuan dalam keseimbangan keluarga dan masyarakat. Bukan berarti perempuan harus selalu dibela dalam hal apapun. Bukan kami yang selalu lebih lemah dan ga bisa apa apa..dan selalu dibela. Tapi kalau menurut saya perempuan pun punya peran untuk bernegosiasi dalam kehidupannya. Untuk menyepakati dan mengambil setiap keputusan terbaik untuk keluarga/masyarakat..

Tentunya perempuan itu ga berdiri sendiri. 
Ada partisipasi laki laki yang sangat besar di dalamnya..  

Contoh. Saat merencanakan kehamilan. Suami/pasangan juga harus diajak lohh ke RS, untuk konsultasi dengan tenaga kesehatan.. Atau saat setelah melahirkan. Ada diskusi terkait pilihan persalinan, menyusui, dan peran suami/keluarga pasca persalinan.. Suami dan keluarga harus terlibat dari mulai perencanaan sampai implementasi. Bukan cuma konsen di proses nya saja.

Saya kalo dah ngomongin pelem jadi mau peluk tante tante dan om yg menjadi Mentor selama mendapat pendalaman ilmu SRHR  (SRHR, Sexual Reproductive Health and Right). Big Thank's and Peyuk peyuk peyuk!! *group hugs* for Ps. *laporan evaluasi segera menyusul*

well btw... Menikah, tidak mudah.. Tapi menyenangkan. Patahkan konstruksinya dan hidup berbahagia dengan komunikasi yang baik didalamnya. bersama IPPI saya dapat kekuatan & pelajaran berharga. Mari belajar menghargai diri sendiri, supaya tahu bagaimana cara menghargai orang lain.  Film juga mengajarkan saya untuk hidup dalam kebahagiaan yang kita butuhkan, bukan bersandar pada konstruksi sosial yang biasanya bikin riweuh.

Bagaimana pada akhirnya saya bisa berkomunikasi dengan ayah ibu saya tentang status HIV saya, tentang cara pengobatan dan perawatan.. Mereka juga harus tahu dan punya peran.. Keluarga juga punya peran aktif. Mereka bisa kok tidak mendiskriminasi, bahkan banyak bantu. Asal dikasih tau info nya, diajak diskusi dan ngobrol..

dan Kelak. *ehem* jika saya menikah (lagi) nanti. Saya dan Pasangan akan berkomunikasi dengan baik buat kebahagiaan keluarga kami. Bicara dengan pasangan tentang Bagaimana merencanakan pendidikan anak, gimana pengelolaan keuangan, bagaimana pentingnya bersosialisasi dengan masyarakat.

Hwahhh, alhamdulilah deh pokonya film nya sudah di launching kemaren!
Terima Kasih untuk semua Pihak yang sudah membantu dan bekerja sama serta mendoakan Proses Film dari awal sampe launching kemarin!

Yuk ah, Mau HIV+ ataupun tidak, harus jadi perempuan yg cerdas, rendah hati dan tetap bertanggung jawab! Bahagia bukan cuma punya diri sendiri. Bagaimana caranya, kebahagiaan kita bisa juga dirasakan oleh semua masyarakat..

Morning, kecuupp! *grup Huuggssss* all

Sebuah Film bertemakan Kekerasan terhadap perempuan dengan HIV. kerjasama Ikatan Perempuan Positif Indonesia dengan UN Woman. Terinspirasi Hasil riset kekerasan terhadap perempuan IPPI tahun 2011, sebagai bahan dokumentasi advokasi dan pembelajaran bagi kita semua. Dihadiri lebih dari 70 sahabat dari komunitas, Pers, wartawan, mahasiswa, blogger dll.. Terima kasih Banyak. Hatur Nuhun untuk semua Pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu. :')



Special Thanks
* duo sejoli yang sangat membantu saya dalam proses Kang Arif Rachman dan Koda Aksomo 
* lola Lamanda buat dukungan, MC, wejangan, fashion stylist, dan istri yang setia..
* Egi Secada, untuk Lebam Biru dan mata sembab buatan yang luar biasa cynn!
* @melaninband untuk lagu "Aku Ingin Dia Selamat"
* Auliya Ahmad dan @Manglo_Band untuk nada nada indah yang mewarnai film ini..
* Nowme Terito untuk "Birahi blues" dan "Bersama hadapi Sgalanya"

Terima kasih yang tak terkira Febby Arhemsyah untuk support dan dukungannya, Lets walk side by side till end, i love you mwahh! :* makasih kaos dan gelangnya yang keren!!

Jumat, 07 Desember 2012

Let's Go With Trust



menjadi seorang yang jujur bukanlah hal yang mudah. jujur pada diri sendiri saja sulit, apalagi kepada orang lain. kadang kita merasa harus melakukan sesuatu, atau berkata sesuatu namun karena ego biasanya kita jadi tidak melakukan atau mengatakan hal tersebut. berbicara kepada diri sendiri tentang apa apa yang harus dilakukan, atau perasaan perasaan yang ada di sekitar diri kalian, itu sangat penting untuk terus di bicarakan khususnya dengan diri sendiri. belajar jujur pada diri sendiri, biasanya membawa diri kalian menjadi pribadi yang lebih baik. apa mau saya, apa yang saya suka, apa yang saya mau lakukan, dan lain sebagainya..

ini juga penting saat membina sebuah hubungan. memiliki pasangan, berarti melibatkan rang lain dalam kehidupan anda. membiarkan dia tau apa yang anda rasakan, anda pikirkan, membiarkan dia melihat segala aktifitas anda, hobi dan kesukaan anda. lalu apa manfaatnya bersikap jujur dalam membina hubungan. well, ini sangat penting. karena ini adalah modal utama agar hubungan menjadi indah.

being honest to my self
saya selalu belajar untuk melakukan itu.sampai hari ini saya sering ngomng sama diri saya sendiri. jika saya mau melakukan ini atau itu, dampaknya adalah ini dan manfaatnya adalah ini atau lebih banyak hal buruk yang akan terjadi jika saya melakukan ini. maka biasanya saya bisa memperkirakan, jalan mana yang akan saya ambil. walaupun kadang karena libra terlalu mempertimbangkan segala sesuatu, kadang malah membuat buyar beberapa rencana.

being honest in a relationship
memiliki hubungan jarak jauh dengan pasangan adalah hal baru buat saya. yang awalnya tidak mudah, lama kelamaan menjadi terbiasa dan menyenangkan. saya mulai tahu bagaimana me-maintance perasaan saya sendiri. bagaimana supaya rasa percaya dapat tertanam. bagaimana agar bisa menjaga ke-stabilan hati agar tetap saling menyayagi satu sama lain walaupun ada dalam jarak. dan menjadi jujur dapat membantu. menyampaikan hal yang kalian suka dan tidak suka. menyampaikan apa yang sebaiknya dilakukan dan tidak dilakukan. dapat membantu menjadi jembatan penghubung dalam mengisi jarak yang kosong dan bisa jadi terisi dengan rasa tidak percaya.

dengan febby saya berusaha terus untuk belajar untuk menjadi pribadi yang jujur. berusaha mengemukakan pendapat dan mengutarakan bagaimana perasaan perasaan. begitupun febby. kami sepakat untuk selalu menyampaikan semua yang kami rasakan. seburuk apapaun kondisi kita, atau seberat apapun masalah yang sedang kami hadapi. semoga sikap jujur ini bisa menjadi matahari yang akan memberikan sinar dalam hubungan kami. bbm, sms, twitter, facebook dan telfon hanyalah salah satu sarana yang bisa membantu komunikasi berjalan. namun semuanya kembali lagi pada siapa yang menjalani. bagaimana memulai hubungan dengan kejujuran. tanpa tipu muslihat atau trick trick.belajar menentukan arah dan langkah dalam sebuah hubungan. akan berjalan kemana, lewat mana menggunakan kendaraan apa. apa tujuan suatu hubungan berjalan dapat dibangun melalui kejujuran dan komitmen di awal.

kenapa serius banget pagi pagi?
saya suka terlalu melow saat mengemukakan rasa rindu saya sama pasangan. dan tulisan saya pagi ini salah satu ungkapan rindu saya.

Hai, selamat pagi kamu.. i love you
lets Go with Trust! 


Kamis, 06 Desember 2012

Indonesia Newgen Leadership





pelatihan kali ini tidak seperti pelatihan kebanyakan. mnoton dan hanya terpaku pada slide atau sibuk mencatat dan mendengarkan sang fasilitator mengoceh gak karuan. tapi yang kali ini berbeda. Newgen leadership training yang diadakan 28 Nov s.d 3 Dec lalu memiliki banyak pesan moral dan hasil yang cukup baik. Khususnya dari peserta yang hadir. 24 Orang yang hadir diantaranya, remaja muda MSM (gay), Transgender, pekerja seks, pecandu dan perempuan yang hidup dengan HIV. 

Mereka yang awalnya tidak saling mengenal, malu malu bahkan tidak mau bicara membuat saya sebagai trainer awalnya aga sulit mencairkan suasana. Tapi merangsang seseorang memiliki jiwa pemimpin dasarnya memang tidak mudah. Dan terima kasih Tuhan, kami memilih peserta yang tepat. Ke 24 orang yang terpilih dari latar belakang beragam nyatanya memang seorang pemimpin. Mereka remaja yang mau belajar dan beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Datang dari latar belakang yang berbeda dan kehidupan yang tidaklah muah, mereka hadir dan belajar bersama selama 5 hari di Jakarta.

Di awal hari, agak kesulitan untuk membangun suasana yang bersahabat dan mendukung. Namun berkat permainan dalam setiap aktifitas yang mengajak peserta agar terlibat aktif. Mereka menjadi semakin nyaman untuk berinteraksi satu sama lain. 

Awalnya Peserta juga masih memerlukan waktu untuk mengenal satu sama lain, dan beberapa permainan yang mengajak mereka harus berpasangan dengan orang ang tidak mereka kenal membuat mereka akhirnya membaur dalam kelompok. Karena sangat penting untuk mendorong peserta untuk berbaur dan belajar dari orang lain. Hal ini juga akan menimbulkan rasa percaya bahwa mereka dapat bekerja dengan siapa saja tanpa memandang keberagaman dan perbedaan.

Di akhir hari, saya melihat begitu banyak perubahan. Masing-masing dari peserta menunjukan perkembangan yang signifikan dan menunjukan bahwa mereka adalah pemimpin. Banyak pembelajaran yang membuat mereka berubah pesat, seperti kemampuan berbicara di depa umum, kemampuan berkomunikasi, bagaimana menjadi pemimpin dalam kelompok, bagaimana menjadi pemimpin untuk diri mereka sendiri. Dengan latar belakang kehidupan yang cukup berat, banyak peserta yang berbagi cerita tentang pengalaman mereka pertama kali terinfeksi HIV dan kesulitan serta tantangan dan hambatan yang dihadapi. Hamper dari mereka semua menyampaikan bahwa, pelatihan ini membantu mereka menemukan jati diri, mengembalikan kepercayaan diri dan semakin yakin bahwa Tuhan tidak pernah tidur dan kesempatan selalu terbuka lebar di depan mata.

most of all, saya bahagia sudah membagikan ilmu yang saya miliki kepada semua teman teman remaja yang memiliki banyak keterbatasan untuk mengakses informasi dan pengetahuan. 5 hari ini saya kembali belajar banyak.. wel anyway thanks to Ikatan Perempuan Positif Indonesia, Indonesia AIDS Coalition and YouthLEAD dan donor donor yang ga bisa disebutkan satu persatu.. :)

Barang bawaan panitia, 4 Koper 2 kerdus.. 1 tas kamera dan 1 tas Equipment!

 
Peserta saat pembukaan, masih sangat malu malu.. :)

 
disini semua harus kebagian ngomong, ngoceh, berkomentar dan memberi pendapat


 ada kelas acting juga :)


 Melingkar dan saling pijat memijat, melepas lelah..



  mereka memperhatikan saat ada kawan lain yang sedang presentasi..


 Oldri Sherly Mukuan, salah satu Fasilitator yang sedang orasi.. :D


 Belajar berbicara dengan audience, dari berbagai usia.. who's your audience?
5 tahun, 15 tahun atau 75 tahun..

 Dea Fira, our Young trainer dari batam..


 
 banyak menggunakan kertas plano, metaplan, kertas warna warni.. so Fun!


Learn how to Be Assertive when you talk to others


 belajar berpidato


 
 
 permainan selalu menjadi bagian utama dari pelatihan. 
selalu ada makna dari setiap kegiatan kepemimpinan..



 
 another discussion group :)


 mengantar Thu, salah satu Board member YouthLEAD yang akan kembali pulang ke Singapore


 waka waka dance, melenturkan pinggang dan menghilangkan ngantuk


 nonton bareng #Linimassa2 plus Pizza and Cola


 
 YKAP Got Talent!!
seru, heboh dan menyenangkan.. :)


Betapa cantiknya Trainer yang satu ini di malam YKAP Got Talent
bravo Setia Perdana untuk performancenya.. 



well you know who is she?..




 
 This is The Indonesia Newgen Leaders!! \m/


 and i would like to thanks to miss Asti yang selama 5 hari banyak membantu khususnya di sesi sesi yang cukup sulit dan mendebarkan.. dan terima kasih untuk complimentnya.. :*

Sabtu, 01 Desember 2012

1 Desember 2012

ini begitu cepat
Sang waktu
dia tidak pernah menungguku
kita yang memilih, bagaimana cara mengikutinya

inilah awal
hari pertama bulan december
dan aku merindukan kebersamaan

pagi ini begitu dingin
tapi Desember terasa begitu kuat
saya pun tetap berdiri dengan tegap
untuk menolong
untuk membagi
dan mempersembahkan yang terbaik

haruskah berlari mengejar kebahagiaan
ataukah berjalan saja sambil menikmati perjalanan
saya tidak tahu
anda yang tahu cara yang anda pilih
bulan ini kembali menjadi awal bagi saya
saya akan lebih mencintai diri saya
menjaga kesehatan dan menjadi ibu yang lebih baik

selamat pagi Desember, 
mari kita menari di bawah rintik hujan..
sampai basahnya dapat menyegarkan 
dan membuatmu selalu tersenyum