Senin, 04 September 2017

Captain Fantastic [September Movie]

sumber : wikipedia
Dulu, pertama kali menonton Film ini, direkomendasikan oleh kakak saya Hendy yang saat ini bekerja di Qatar. Awalnya saya gak tertarik sama sekali, judulnya aja ‘Captain Fantastic’ saya berfikir ah.. ini palingan film superhero ala ala superman atau batman. So I refused to watch at the beginning. Tapi kakak saya berkali – kali bertanya, gimana udah nonton belum? Yah mau gak mau deh akhirnya saya mencari film ini. Pas lihat covernya, eh kayaknya bukan film superhero kayak superman deh, mungkin ini film keluarga superhero. Karena cover filmnya menggambarkan ada satu keluarga yang terdiri dari Ayah, ibu dan 6 orang anak. So, I decide to watch it! And taraaaaa.. saya sangat terkejut dengan ceritanya. You should watch this too, trust me!

Film ini dibuka dengan pemandangan hutan pinus yang sangaaaaat indah, sangat hijau dan asri. Kita juga akan mendengar suara burung – burung berkicauan, angin yang berdesir, dan aliran air sungai yang menyejukan hati saat mendengarnya. What a great start for a superhero movie isn’t it? Saya masih yakin 100% ini film jagoan – jagoanan. Dan ternyata saya tidak salah.

Sabtu, 02 September 2017

The Boy in the Striped Pajamas [September Movie]

Sumber Gambar : Miramax
Film ini direkomendasikan oleh kawan saya, Ardi Azwandi atau akrab saya panggil Koy. Thank ya Koy, sebenernya sudah lama sekali melihat poster film ini di Iflix, tapi saya malah hanyut sama film tentang drama percintaan. Hahahaha. Anyway.. film ini berlatar belakang Jaman Nazi di era tahun 1930-an, Diadaptasi dari buku dengan judul yang sama kayra John Boyne. Kayaknya saya harus beli bukunya deh. Dan film ini Released pertama kali pada tahun 2008 di Inggris, saya baru nonton 9 tahun setelah film ini pertama kali muncul. Tapi percayalah gak pernah ada kata terlambat untuk melakukan sesuatu. Lets starts yuk!

Bruno adalah anak seorang prajurit Nazi bernama Ralf, dia tinggal di Berlin Bersama sang ibu dan kakak perempuannya di Berlin, jerman. Pada suatu hari, Bruno mendapati sang ayah mendapatkan promosi jabatan dan mengharuskan mereka sekeluarga pindah dan meninggalkan rumahnya serta teman – teman yang sudah membuatnya nyaman. Kepindahan tersebut akan berlangsung selama peranng, dan mereka baru akan kembali setelah perang berakhir. Bruno Nampak sangat tidak senang, ada kekecewaan terpancar di matanya saat dia mengetahui mereka akan pindah mengikuti sang ayah pergi berperang.

Emak Ingin Naik Haji [September Movie]

sumber gambar : Wikipedia
Saya pertama kali menonton film ini sekitar tahun 2010, bukan di bioskop tapi pas sudah ditayangkan di televisi. Nah, kemarin, film 'Emak Ingin Naik Haji' kembali ditayangkan di salah satu stasiun tv. Sepertinya karena bertepatan dengan hari raya Idul Adha 1438 Hijriah yang jatuh kemarin. Buat saya, ini merupakan salah satu film terbaik yang diperankan oleh Reza Rahardian, dari begitu banyak film yang pernah diperankannya. Begitupula dengan Ati Cancer yang berperan sebagai Emak nya Zein (Reza Rahardian), aktingnya begitu jujur dan tidak dibuat - buat. Peran emak sungguh mengingatkan saya pada almarhumah nenek saya.

Film ini berhasil menggugah hati saya, karena jarak antara si kaya dan si miskin begitu tipis, namun tidak ada jembatan yang benar - benar kuat yang mampu mengimbangi nya. H Saun (Didi Petet), adalah seorang pengusaha kaya yang memiliki 3 orang anak beserta Istrinya, Hj Markonah berencana untuk menunaikan ibadah Haji. Sedangkan emak sehari - hari menghidupi keluarga dengan berjualan kue, dan Zein yang memiliki bakat melukis, berjualan hasil lukisannya. Sejak lama emak mengidam-idamkan menunaikan rukun islam yang terakhir, yakni beribadah Haji. Namun sayang seribu sayang, biaya perjalanan Haji tidak murah. Butuh waktu bertahun - tahun, agar tabungan emak bisa cukup untuk membiayai dirinya berhaji ke tanah suci.